Warning: "continue 2" targeting switch is equivalent to "break 2". Did you mean to use "continue 3"? in /home/bungapa1/public_html/wp-content/plugins/revslider/includes/operations.class.php on line 2858

Warning: "continue 2" targeting switch is equivalent to "break 2". Did you mean to use "continue 3"? in /home/bungapa1/public_html/wp-content/plugins/revslider/includes/operations.class.php on line 2862
Mengenal Lebih Dalam Apa itu Bunga - Bunga Papan Nusantara

Mengenal Lebih Dalam Apa itu Bunga

Mengenal Lebih Dalam Apa itu Bunga

Definisi dan Fungsi Bunga

Bunga adalah struktur reproduksi yang ditemukan pada tanaman berbunga yaitu dari divisi Magnoliophyta yang juga disebut angiospermae (tanaman berbiji tertutup). Fungsi biologis bunga adalah untuk proses reproduksi, biasanya dengan menyediakan penyatuan gamet jantan (mikrospora) dan betina (makrospora) untuk menghasilkan biji. Bunga dapat memfasilitasi penyilangan yang dihasilkan dari penyerbukan silang atau memungkinkan penyatuan sperma dan telur dari bunga yang sama ketika terjadi penyerbukan sendiri.

Beberapa bunga menghasilkan diaspora tanpa pembuahan atau parthenocarpy. Bunga mengandung sporangia dan merupakan tempat di mana gametophytes berkembang. Banyak bunga memiliki warna cerah untuk menarik perhatian hewan untuk mentransfer serbuk sari sehingga terjadi penyerbukan. Setelah pembuahan, ovarium bunga berkembang menjadi biji yang mengandung buah.

Bunga juga bisa berfungsi sebagai organ untuk mempertahankan diri bila kondisi kurang menguntungkan untuk tumbuh. Beberapa tumbuhan akan membentuk bunga apabila kekurangan air atau menngalami suhu rendah. Contohnya adalah bunga kertas Bougainvillea. Bunga akan mengurangi metabolisme dan bila tumbuhan tersebut akhirnya mati, biji yang diharapkan sudah terbentuk dapat tumbuh sebagai usaha mempertahankan hidup.

Selain sebagai reproduksi tanaman berbunga, bunga telah lama digunakan oleh manusia untuk memberi keindahan di lingkungan mereka, dan juga sebagai objek romansa, ritual, keagamaan, obat-obatan dan juga sebagai sumber makanan. Untuk memfasilitasi kebutuhan ini, toko bunga tersebar hampir di seluruh kota besar untuk mempermudah masyarakat mendapat bunga dengan cepat dan terjangkau.

Morfologi Bunga

Bagian-Bagian Bunga

Bagian penting dari bunga terdiri dari dua yaitu: bagian vegetatif yang terdiri dari kelopak dan struktur terkait di perianth, dan bagian reproduksi. Bunga biasanya terdiri dari empat jenis struktur yang melekat pada ujung tangkai yang pendek. Masing-masing dari bagian-bagian ini tersusun secara melingkar pada wadahnya. Keempat bagian utama mulai dari luar ke dalam adalah sebagai berikut:

Calyx (Kelopak bunga)

Lingkaran terluar yang terdiri dari unit yang disebut sepal ini biasanya berwarna hijau dan menutupi bunga pada tahap kuncup. Namun bagian ini bisa tidak ada atau terlihat menonjol seperti kelopak pada beberapa spesies.

Corolla (Mahkota Bunga)

Lingkaran berikutnya yang terdiri dari kelopak yang biasanya tipis, lunak dan berwarna untuk menarik binatang yang dapat membantu proses penyerbukan.

Androecium (alat kelamin jantan)

Lingkaran berikutnya yang terdiri dari unit yang disebut benang sari. Benang sari terdiri dari dua bagian: tangkai yang disebut filamen yang diujungnya adalah anther di mana serbuk sari dihasilkan dengan meiosis dan akhirnya menyebar.

Gynoecium (alat kelamin betina)

Lingkaran bunga yang paling dalam yang disebut sebagai putik dan terdiri dari satu atau lebih unit yang disebut carpel (daun buah). Putik dapat terdiri dari satu karpel tunggal atau sejumlah carpel yang menyatu. Carpel membentuk struktur berongga yang disebut ovarium (bakal buah), yang menghasilkan ovulum (bakal biji) secara internal.

Ovula (bentuk jamak dari ovulum) adalah megasporangia dan pada saatnya menghasilkan megaspora melalui meiosis yang berkembang menjadi gametofit betina sehingga menghasilkan sel telur. Pada ujung putik yang lengket terdapat kepala putik atau stigma yang berfungsi untuk menerima serbuk sari. Tangkai putik menjadi jalan bagi serbuk sari yang menempel pada stigma untuk tumbuh menjadi bakal buah.

Struktur Bunga

Empat bagian utama bunga umumnya ditentukan oleh posisi mereka pada wadah dan bukan oleh fungsinya. Banyak bunga yang tidak memiliki beberapa bagian atau bagian tersebut dapat dimodifikasi dan memiliki fungsi lain atau terlihat seperti bagian lain. Dalam beberapa famili, seperti Ranunculaceae, kelopak sangat kecil dan dalam banyak spesies lainnya sepal dapat berwarna-warni seperti kelopak. Bunga memiliki beragam variasi yang luar biasa dan ilmuwan tanaman menggambarkan variasi ini secara sistematis untuk mengidentifikasi dan membedakan spesies.

Banyak bunga berbentuk simetris. Simetri radial adalah ketika bagian perianth dibelah dua dari titik mana pun dan separuh simetris dihasilkan, bunga dikatakan aktinomorfik atau teratur, contohnya mawar atau trillium. Ketika bunga dibelah dua dan menghasilkan hanya satu baris yang menghasilkan belahan simetris, bunga dikatakan tidak teratur atau zygomorfik, contohnya adalah snapdragon atau sebagian besar anggrek.

Bunga dapat langsung menempel pada tanaman di pangkalnya. Batang atau tangkai yang menyuburkan bunga disebut peduncle. Jika tangkai mendukung lebih dari satu bunga, batang yang menghubungkan setiap bunga dengan sumbu utama disebut pedicels atau tangkai bunga. Puncak batang bunga membentuk pembengkakan terminal yang disebut torus atau receptacle.

Diagram dan formula bunga

Formula bunga adalah cara untuk merepresentasikan struktur bunga menggunakan huruf, angka, dan simbol tertentu sehingga menyajikan informasi penting tentang bunga dalam bentuk yang ringkas. Formula bunga telah dikembangkan sejak awal abad ke-19 dan walaupun format formula bunga bisa berbeda di berbagai belahan dunia, namun mereka menyampaikan informasi yang kurang lebih sama.

Struktur bunga juga dapat diekspresikan dengan menggunakan diagram bunga. Penggunaan diagram skematik dapat menggantikan deskripsi panjang atau gambar yang rumit sebagai alat untuk memahami struktur bunga dan evolusinya. Diagram tersebut dapat menunjukkan fitur penting dari bunga, termasuk posisi relatif dari berbagai organ, termasuk keberadaan fusi dan simetri, serta detail struktural.

Demikian artikel singkat yang membahas bunga dari segi fungsi, morfologi dan strukturnya. Untuk penjelasan hal-hal lainnya tentang bunga akan kami sajikan di artikel selanjutnya. Bila anda ingin mengirimkan bunga papan dari manapun di seluruh daerah di Indonesia anda dapat menghubungi kami di 0811 2131 579, 0821 1533 5131. Staf kami akan membantu membuatkan dan mengirimkan bunga papan pesanan anda dengan cepat namun tetap berkualitas.